FDKI IAI Syarifuddin Lumajang Segera Akreditasi Perdana Jadi Terbaik
FDKI IAI Syarifuddin Lumajang Segera Akreditasi Perdana Jadi Terbaik

Keterangan Gambar : IAI Syarifuddin Persiapkan Akreditasi Bagi Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam.


Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) Institut Agama Islam (IAI) Syarifuddin Lumajang mempersiapkan Akreditasi perdana sebagai peruguruan tinggi bermutu oleh BAN-PT. Pasalnya, sudah 5 tahun FDKI berada di bawah kampus berbasis pesantren IAI Syarifuddin memberikan pelayanan pendidikan dan meluluskan Sarjana Sosial terbaiknya di tengah masyarakat.

Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) akan turun ke IAI Syarifuddin bukan hanya mengecek mutu mahasiswa dan lulusan. Tetapi juga kualitas pengajar dan kurikulum mata kuliah yang menjawab tantangan zaman.

"Kita persiapankan semua data yang diperlukan untuk akreditasi," kata Rektor IAI Syarifuddin, KH. Satuyar Mufidz ditemui diruang kerjanya

Menurut dia, ada peningkatan jumlah mahasiswa dan minat masyarakat untuk mengkuliahkan anaknya di IAI Syarifuddin khususnya Fakultas Dakwah. Apalagi, banyak lulusan yang langsung diterima didunia kerja dan menciptakan lapangan kerja baru.

"FDKI mampu menjawab kebutuhan pengetahuan masyarakat Lumajang, khususnya anak muda untuk kreatif dan inovatif," jelasnya.

Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, Dr. Fazlul Rahman mengaku selama menjadi pimpinan di Fakultas Dakwah dengan 3 Prodi yakni Manajemen Dakwah, Bimbingan dan Konseling Islam serta Komunikasi dan Penyiaran Islam menjadi ladang pengabdian untuk Indonesia. Apalagi FKDI mampu menghasilkan lulusan paling dibutuhkan didunia kerja.

"Ada yang menjadi Jurnalis, Psikolog, mendirikan KBIH dan Melanjutkan Kuliah S2," terang pria lulusan UGM itu.

FDKI di IAI Syarifuddin terus mengalami peningkatan mahasiswa di setiap tahun penerimaannya. Bahkan, sejumlah karya mahasiswa menjadi ladang kreatif menjawab tantangan dunia pekerjaan di tengah masyarakat saat ini.

Sumber : Lumajangsatu



Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)